Tourism

6 Tips Ampuh Bangkitkan Bisnis Travel Agent di Tengah Pandemi Covid-19 Melalui Media Digital

Pandemi Covid-19 benar-benar meruntuhkan seluruh industri pariwsata global. Sejak awal tahun 2020 kebijakan non pharmaceutical interventions berupa pembatasan kegiatan dan perjalanan yang dilakukan berbagai negara di dunia membuat industri pariwisata kian terpuruk dan terjebak di tengah ketidakpastian. Meskipun sudah ada berbagai macam vaksin untuk memutus penyebaran virus corona, namun tetap saja terjadi lonjakan kasus positif yang setiap waktu menghiasi berita di surat kabar, televisi hingga media sosial. Akibatnya banyak bisnis pariwisata tidak beroperasi maksimal seperti travel agent atau biro perjalanan wisata konvensional.

Lalu apakah travel agent konvensional hanya bisa diam dan pasrah akan keadaan? Tentu saja tidak!

Meskipun pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif yang sangat signifikan, namun pandemi ini sebaiknya tidak hanya dipandang sebelah mata. Pandemi Covid-19 justru menyadarkan para penekun bisnis pariwisata terlebih travel agent betapa pentingnya mengelola bisnis berbasis digital agar bisa tetap eksis dan sustainable. Seperti kata Pak Arif Yahya, menteri Pariwisata Indonesia terdahulu “The more digital, the more professional”. Seakan Covid-19 ini hanyalah alarm yang dibunyikan teknologi untuk menyadarkan sang pebisnis pariwisata agar “melek” teknologi.

Apakah kamu termasuk penekun bisnis Travel Agent? Apakah kamu sempat berpikir dan bingung bagaimana caranya agar bisnis travel yang sedang kamu tekuni bisa bangkit ditengah pandemi Covid-19?

Jika iya,  selamat kamu sedang membaca artikel yang tepat! Karena sebentar lagi kamu akan menemukan 6 tips ampuh bangkitkan bisnis travel agent di tengah pandemi Covid-19 melalui media digital. Tentu saja tujuannya untuk membuat bisnismu naik kelas sehingga bisa tetap eksis dan menghasilkan.

Apa saja tips ampuh tersebut? Check these out!

 #1Tetap Aktif Pada Media Sosial dan Lakukan Digital Campaign yang Positif

Sumber : Canva

Tahukah kamu, hingga Januari 2021, Indonesia memiliki pengguna internet sebanyak 202,6 juta jiwa. Dilansir dari Beritasatu.com  jumlah tersebut meningkat sebanyak 27 juta atau 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penetrasi internet mencapai 73,7% hingga Januari lalu. Bahkan pengguna media sosial diseluruh dunia mencapai 4,2 milliar!

Hal ini berarti peluang memasarkan bisnis melalui media digital sangatlah penting. Jika saat ini kamu sepi pelanggan atau bahkan tidak ada pelanggan sama sekali, jangan langsung tutup bisnis travel agentmu! Hal yang bisa kamu lakukan adalah tunjukkan pada followers bahwa bisnismu tetap aktif.

Kamu bisa posting beberapa konten di instagram, tiktok, twitter, facebook seperti tips and trik berwisata aman selama pandemi, daftar objek wisata yang taat akan protokol kesehatan, atau cerita tentang pengalaman traveling yang tidak biasa untuk milenial, dan lain sebagainya. Yang penting, selama masa “menunggu” ini kamu tetap memposting kampanye positif tentang pariwisata. Yakinkan pada mereka bahwa berwisata saat pandemi tetap bisa dilakukan asalkan taat akan protokol kesehatan. Jangan lupa sisipkan pula kalimat-kalimat menarik dengan teknik copy writing

Apa itu Copy Writing? Copy writing adalah sebuah seni yang bertujuan untuk menarik minat followers untuk menikmati konten yang diposting pada media sosial. Media dalam copy writing tidak hanya dalam bentuk tulisan saja, tetapi bisa menggunakan gambar atau dalam bentuk video. Jadi, buatlah konten yang menarik dan bikin followers akun bisnismu tidak sabar untuk segera bisa traveling.

#2Lakukan Peremajaan Website Agar Lebih Menarik dan Atraktif

Sumber : Canva

Jika travel agent mu mempunyai website bisnis, kamu juga bisa ikuti tips kedua ini, yaitu lakukan peremajaan website agar lebih menarik dan atraktif. Peremajaan website yang dimaksud seperti memperbaiki desain atau template website, upgrade hosting agar lebih cepat diakses, update paket tour yang lebih ramah untuk wisatawan pada masa pandemi, upgrade payment gateway, dan membuat konten-konten menarik seputar wisata.

Lalu bagaimana untuk yang belum punya website? Nah, inilah kesempatan emas untuk kamu bisa onlinekan bisnis travelmu melalui website ya! Karena travel agent yang punya website resmi pasti akan lebih meyakinkan wisatawan akan produk dan jasa yang kamu tawarkan. Gimana, setuju gak?

 

#3Tunjukan Empati Kepada Pelanggan Secara Personal Melalui E-mail

Sumber : Canva

Tips yang ketiga adalah tunjukkan rasa empati kepada pelanggan secara personal. Tentunya kamu masih memiliki database email pelangganmu kan? Tips ini bisa kamu lakukan kepada pelanggan yang sudah pernah menggunakan jasa travel agentmu. Kamu bisa menyapa pelanggan melalui email saat hari ulang tahunnya, memberikan ucapan selamat hari raya, dan berbagi info menarik seputar konten yang kamu posting pada website bisnismu. Dengan menghubungi secara personal melalui email, pelanggan akan merasa lebih dihargai, diingat, dan diperhatikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan loyalitas mereka terhadap travel agentmu. Mana tahu mereka akan menggunakan jasa travel agentmu ketika nanti pandemi mereda atau bahkan bisa merekomendasikannya pada orang lain. Iya kan?

 

#4Buat Konten Virtual Tour Yang Memikat

Sumber : Canva

Tak bisa dipungkiri pada masa pandemi Covid-19, pergerakan untuk melakukan aktivitas wisata sangat terbatas, padahal setiap orang perlu refreshing bahkan ada juga yang kangen jalan-jalan. Nah, untuk mengatasi hal ini, kamu bisa banget buat konten virtual tour yang memikat. Gak usah muluk-muluk, kamu hanya perlu datang ke tempat wisata terdekat, buat video yang menarik dan posting cerita tentang tempat wisata tersebut. Buat para followersmu merasa lebih penasaran dan ingin segera traveling menggunakan jasa travel agentmu.

 

#5Buat Promo Menarik Seperti “Book Now, Travel Later”

Sumber : Canva

Aktif di media sosial sudah, peremajaan website sudah, membangun engagement personal dengan pelanggan sudah, dan buat konten virtual tour juga sudah. Habis itu ngapain?

Tips selanjutnya yaitu membuat promo menarik seputar paket wisata yang kamu tawarkan.  Untuk menarik calon pelanggan kamu bisa membuat promo menarik seperti Book now, travel later.

Konsep ini sejatinya sudah diterapkan oleh beberapa hotel dan travel agent yang terbukti dapat menstabilkan pendapatan untuk menunjang biaya operasional. Konsep book now travel later ini memberikan peluang kepada wisatawan untuk memesan paket wisata tanpa harus menentukan tanggal pasti kapan akan menggunakan jasa travelmu. Melalui konsep ini setidaknya bisnis travelmu sudah memiliki pelanggan sehingga ketika nanti pandemi mereda dan border pariwisata sudah dibuka, kamu tinggal menghubungi pelanggan tersebut untuk mengkonfirmasi tanggal kedatangan. Menarik kan?

 

#6 Jual Itinerary Yang Unik

Sumber : de.venngage.com

Selain kamu membuat promo paket wisata book now travel later, kamu juga bisa jualan itinerary atau jadwal perjalanan wisata. Meskipun itinerary sudah bisa diakses di internet secara gratis, namun kebanyakan itinerary yang ditampilan masih bersifat random dan tidak runut. Inilah kesempatanmu untuk menjual itinerary yang berbeda dari yang lain. Sasarannya adalah mereka yang suka solo traveling dan lebih suka explore daya tarik wisata sendiri. Buatlah itinerary yang runut dan menarik, seperti :

  1. Rute lengkap selama 5 hari berwisata di Bali
  2. Destinasi dan detail transportasi umum yang mudah diakses oleh Solo traveler
  3. Puluhan opsi kuliner terbaik yang dapat sesuai dengan selera dan kearifan local daerahmu
  4. Tips and trik untuk setiap destinasi yang kamu buat pada itinerary
  5. Rekomendasi produk serta oleh-oleh yang bisa menghemat biaya.

#BONUS++

Demi mempertahankan eksistensi pariwisata dan membantu seluruh pelaku bisnis pariwisata, pemerintah melalui Kemenparekraf sedang merancang Dana Hibah Pariwisata senilai 3,7 triliun lho! Kabar baiknya, dana hibah tersebut tidak hanya untuk hotel dan restoran, tetapi juga untuk pelaku pariwisata bidang Travel Agent!

Tertarik gak? tertarik lah masak enggak. Agar kamu tidak ketinggalan kesempatan, ada baiknya kamu selalu cek informasi terupdate seputar kebijakan kepariwisataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Nah, itulah 6 tips ampuh yang bisa kamu lakukan untuk membangkitkan bisnis travel agentmu pada masa pandemi Covid-19. Yuk tingkatkan kreativitas dan inovasimu untuk mengembalikan citra pariwisata Indonesia!

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian Japanese Japanese