Tourism

5 Rekomendasi Minuman Khas Bali Pelepas Dahaga, Yang Mana Paling Enak?

Jogja punya wedang ronde dan wedang uwuh, Jakarta punya Bir Pletok, Makassar punya sarabba, dan Bandung punya Es Doger. Bagaimana dengan Bali?

Selain kaya akan makanan tradisional yang penuh cerita dan filosofi, Bali juga memiliki minuman khas yang patut dicoba ketika kamu liburan ke Bali.

Eitss! Tunggu dulu, sebelum kamu lanjut baca artikel ini, baca dulu yuk 5 makanan khas Bali yang sudah saya posting pada artikel sebelumnya.

Gimana? Pada ngiler gak?

Jika kamu membaca artikel tersebut sampai pada komentar-komentarnya, kamu akan mendapatkan salah satu pembaca yang comment “Bisa nih pasangannya, rekomendasi minumannya kak” dan saya menyanggupinya.

Sesuai janji, pada artikel ini saya akan merekomendasikan 5 Minuman Khas Bali Yang Wajib di Coba. Yuk, check these out!

#1 ES DALUMAN

Es Daluman – Cincau Hijau khas Bali
Sumber gambar : tandaseru.id

Rekomendasi minuman khas Bali yang pertama adalah Daluman. Daluman sejatinya merupakan tumbuhan cincau hijau yang diambil daunnya dan diolah menjadi produk kuliner yang menyegarkan. Daun cincau yang sudah tua diperas dan didiamkan beberapa saat sampai mengental dan berbentuk gel yang kenyal. Gel tersebut terbentuk karena daun daluman mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

Daluman juga kaya akan manfaat untuk kesehatan lho! Dilansir dari bola.com daun daluman mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan senyawa-senyawa lain, seperti polifenol dan flovonoid. Daun cincau juga mengandung mineral dan vitamin seperti kalsium, vitamin A, dan vitamin B.

Di Bali, es daluman disajikan bersama dengan gula aren atau gula jawa, biji selasih, dan santan.  Pas banget untuk melepas dahaga di tengah terik dan panasnya cuaca di Bali.

Es Daluman sangat mudah ditemukan, terutama pada pasar-pasar tradisional. Tenang! Harga segelas Es Daluman cuma Rp 5.000 – Rp 8.000 rupiah kok! Murah kan?

#2 ES KUWUD

Es Kuwud atau Es Kelapa Muda dengan parutan buah melon dan Biji selasih
Sumber gambar : inews.id

Rekomendasi minuman yang kedua adalah Es Kuwud. Bagi kamu yang sering ke Bali atau tinggal di Bali tentu tidak asing dengan minuman pelepas dahaga satu ini. Yap! Es Kuwud alias Es Kelapa muda merupakan minuman sejuta umat yang sangat terkenal menyegarkan. Bahkan, banyak hotel dan restoran berbintang yang menyajikan Es Kuwud sebagai menu minuman utama.

Es Kuwud disajikan dengan air kelapa, serutan daging kelapa muda, serutan buah melon, gula cair (simple syrup), dan es batu. Terkadang, biji selasih juga ditambahkan sebagai pelengkap. 1 gelas es kuwud rata-rata dipatok dari Rp 5.000/gelas. Jika mau yang lebih banyak, kamu bisa memesan 1 buah kuwud yang dipatok mulai Rp 15.000/buah.

Sama dengan es daluman, es kuwud juga kaya akan manfaat, seperti membantu membakar kalori dan sumber antioksidan yang tinggi. Namun  yang paling penting, sangat ampuh untuk melepas dahaga usai jalan-jalan di Pantai Kuta, hehehe.

# 3 LOLOH CEMCEM

Rekomendasi selanjutnya adalah Loloh Cemcem. Kata Loloh dalam Bahasa Bali dapat diartikan sebagai ramuan atau jamu. Loloh merupakan jamu tradisional yang biasanya dikonsumsi masyarakat Bali untuk menjaga kebugaran tubuh. Umumnya, loloh terbuat dari bahan dasar kunyit, kencur, atau temulawak.

Tetapi di Desa Penglipuran, Bangli loloh terbuat dari daun kecemcem atau kedondong hutan. Loloh Cemcem merupakan minuman tradisional yang sudah ada sejak zaman penjajahan lho! Masyarakat Bali biasa membuat sendiri loloh ini untuk mengobati panas dalam, mengatasi sembelit, dan menjaga imun tubuh.

Meskipun termasuk dalam jenis jamu, tetapi rasa “Loloh Cemcem” berbeda dengan jamu pada umumnya. Loloh Cemcem memiliki rasa yang unik, yaitu kumpulan rasa asam, asin, manis, pedas, dan juga sedikit kecut. Lho kok seperti permen nano-nano, ramai rasanya? Hehe.

Meskipun sangat terkenal menjadi minuman khas Panglipuran, Loloh Cemcem juga sangat mudah ditemui diseluruh pelosok Bali. Biasanya Loloh Cemcem dikemas menggunakan botol air mineral dan dijual mulai dari Rp 10.000/botol. Loloh Cemcem paling enak diminum dingin-dingin sebagai minuman pelepas dahaga.

#4 KOPI LUMPUR

Kopi Lumpur – Panjang Umur by Mepantigan Bali

Rekomendasi minuman selanjutnya adalah Kopi Lumpur. Hah? Kopi yang terbuat dari lumpur maksudnya? Kopi apaan tuh?

Jangan panik dulu Bosquee! Kopi lumpur merupakan bubuk kopi Bali yang dimasukan ke dalam timbungan  bambu dan direndam selama 9 jam di dalam lumpur persawahan, tujuannya untuk memberikan berkat Ibu Pertiwi dari 9 penjuru mata angin. Ini sesuai dengan kepercayaan Bali yaitu seluruh bumi ini dilindungi oleh 9 Dewa yang masing-masing menjaga seluruh mata angin. Kopi Lumpur pertama kali dikreasikan oleh Bapak Putu Witsen, founder Mepantigan yang merupakan atlet pencak silat dan karate.

Salah fokus dengan Mepantigan? Tenang! Kamu bisa tahu lebih lanjut tentang Mepantigan disini.

Setelah direndam selama 9 jam, bubuk kopi kemudian diseduh dengan air rebusan pandan dan sereh. Kemudian diberikan irisan jahe untuk memperkuat aroma. Berbeda dengan kopi lainnya yang menggunakan gula pasir sebagai pemanis, kopi lumpur menggunakan gula bali atau gula aren.

1 porsi kopi lumpur dapat dinikmati seharga Rp 15.000 sudah include tempe goreng yang renyah. Pas banget bagi kamu yang mau santai-santai sambil ngopi.

# 5 Arak Bali

Arak Bali
sumber gambar : Tribunnews.com

Berbeda dengan keempat rekomendasi minuman khas Bali diatas, rekomendasi terakhir adalah minuman yang mengandung alkohol. Tentu saja bagi kamu yang tidak terbiasa minum alkohol, jangan dicoba ya!

Arak Bali biasanya terbuat dari nira kelapa atau beras merah yang difermentasi. Proses produksinya masih dilakukan secara tradisional oleh kelompok masyarakat di desa-desa, terutama desa yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali.

Meskipun tergolong minuman keras, Arak sebenarnya sangat diperlukan dalam upacara agama di Bali sebagai pelengkap upacara. Meskipun izin edarnya dan legalitasnya sudah dicabut, Arak Bali masih sangat populer di kalangan masyarakat Bali dan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.

Arak merupakan minuman keras yang memabukan, jadi jangan minum banyak-banyak ya!

Demikian 5 rekomendasi minuman khas Bali. Kelima minuman tersebut bisa banget disantap bersamaan dengan makanan khas Bali yang sudah saya posting pada artikel sebelumnya.

Yang mana yang sudah pernah kamu coba? Kasih tahu saya di kolom komentar ya!

 

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian Japanese Japanese