Education

Memahami Teknik SEO Content Writing Ala Blogger Rini Noe

Sudah ada sekitar satu jam saya terpaku di depan meja kerja, memandang layar laptop dengan penuh semangat. Hari itu hari Jumat, 6 Agustus 2021. Jumat malam itu merupakan hari yang saya tunggu-tunggu.

Bukan karena menunggu releasenya episode terbaru web series favorit saya yang selama ini selalu update setiap hari Jumat. Sama sekali tidak.

Malam itu saya sedang menunggu webinar terbaru dari Blogger Hub, yaitu Webinar dengan topik yang sangat menarik :  SEO Content Writing.

Yang bikin tambah excited, pembicaranya gak kaleng-kaleng. Rini Novita Sari atau lebih dikenal sebagai Rini Noe, blogger di celotehdinihari

Akhirnya tepat 07.30 WIB (08.30 WITA) webinar super seru itu pun dimulai.

SEO-Content-Writing

Mengapa Belajar Teknik SEO?

Sebagai blogger pemula, saya sangat memerlukan asupan ilmu SEO dari blogger-blogger senior yang berpengalaman. Bukan tanpa alasan, saya memang sedang mengembangkan diri menjadi seorang impactful writer. Penulis yang tulisannya bisa bermanfaat untuk orang lain sekaligus juga bermanfaat untuk diri sendiri.

Dan pada blog inilah saya memulainya.

Awalnya, menulis di blog hanyalah untuk penyalur hobi dan mendokumentasikan pengalaman-pengalaman yang pernah saya dapatkan. Agar suatu saat ketika ingin nostalgia, saya tinggal baca-baca kembali.

Semua itu berubah ketika beberapa artikel saya ternyata masuk pada page one google. Padahal saya sama sekali tidak bermaksud untuk mengoptimasi artikel tersebut. Lebih tepatnya, saya tidak tahu ilmu SEO dan kawan-kawannya. Semua saya tulis apa adanya.

Jika kamu penasaran, ini dia 5 artikel yang “tidak sengaja” masuk page one google dan menjadi artikel yang evergreen sampai sekarang :

Bahagianya bukan main ketika ada yang meninggalkan jejak di kolom komentar atau DM di Instagram berkaitan dengan topik yang saya tulis. Maka dari itu, saya berniat untuk mengoptimasi artikel-artikel pada blog ini agar setidaknya bisa SEO Friendly dan Human Friendly.

Berhubung saya mengikuti webinar yang isinya “daging” semua, saya pun ingin membaginya disini. Syukur-syukur kalau bermanfaat untuk blogger pemula seperti saya.

Maka dari itu, bacalah artikel ini sampai selesai. Artikel ini dibuat sesuai pemahaman dan catatan yang saya tulis ketika webinar. Jika ada pertanyaan atau kamu ingin menambahkan informasi seputar SEO, boleh banget coret-coret di kolom komentar ya!

Mengenal Teknik SEO

Teknik-SEO

Sebelum lanjut ke pembahasan yang lebih dalam, mari kita bahas dulu pengertian SEO.

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization atau dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai optimasi mesin pencari.

SEO merupakan suatu strategi jitu yang sistematis untuk menempatkan situs blog atau website kita agar berada di halaman utama SERP (Search Engine Result Page) alias nangkring di page one mesin pencari seperti google, BING, dan lain sebagainya.

Tujuan utama SEO adalah mendapatkan pengunjung organik, dimana pengunjung menemukan artikel blog kita berdasarkan kata kunci atau keyword yang ia ketik di kolom penelusuran.

Semakin banyak pengunjung organik, semakin berpeluang untuk blog kita muncul di halaman pertama SERP tersebut.

Siapa Saja Yang Perlu Belajar Teknik SEO?

Siapa-yang-perlu-teknik-seo
sumber gambar : canva

Pemahaman SEO sangat wajib bagi mereka yang mencari penghasilan dari pengunjung blog. Karena semakin banyak pengunjung, semakin populer blog tersebut, semakin banyak pula penghasilan yang akan didapat.

Penghasilan dari blog dapat berupa content placement, sponsored post, dan pendapatan lain yang berhubungan dengan blog. SEO juga berguna untuk pebisnis yang ingin mempromosikan jasa dan produknya melalui blog.

Bagaimana Tips Menerapkan Teknik SEO ala Rini Noe?

Tips menerapkan Teknik SEO ala Kak Rini Noe terdiri dari optimalisasi SEO On Page dan SEO Off Page.

Optimalisasi SEO Onpage

SEO Onpage adalah teknik SEO dengan cara mengoptimalkan konten dan beberapa hal teknis pada halaman website itu sendiri. Adapun komponen yang termasuk SEO Onpage adalah :

  1. Research Keyword / Kata Kunci

    research-keyword
    Sumber : canva

Seperti yang sudah dijelaskan, SEO sangat bergantung pada penggunaan kata kunci pada artikel yang kita posting. Setelah mendapatkan ide atau topik yang akan dibahas, sangat penting bagi kita untuk research keyword terlebih dahulu sebelum menulis artikel.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan, pertama adalah menggunakan intuisi atau feeling dan menulis hal-hal yang sekiranya dikuasai dan dibutuhkan banyak orang. Pilih satu kata kunci utama yang bisa digunakan yang relate dengan topik yang akan di bahas.

Cara kedua adalah dengan research keyword menggunakan tools seperti Google Keyword Planner, Keywoordtools.io, Ubbersuggest, Google trends, dan menggunakan extension keyword finder pada browser Google Chrome.

Oh ya, menggunakan extension keyword finder adalah tools yang paling direkomendasikan oleh Kak Rini. Bisa klik disini untuk instal ya!

Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan LSI atau Latent Semantic Indexing.

Sumber : Pemaparan Narasumber (Rini Noe)
  1. Gunakan Judul yang menarik dan mengandung kata kunci

Tak dipungkiri, judul ibaratkan wajah sebuah artikel. Semakin menarik judul, semakin tertariklah calon pembaca untuk membaca artikel kita lebih lanjut. Oleh karena itu, buatlah judul semenarik mungkin yang mewakili isi artikel secara keseluruhan.

Namun, membuat judul menarik saja ternyata belum cukup lho!

Selain judul yang menarik dan mudah dipahami, menyisipkan kata kunci pada judul adalah teknik SEO yang sangat penting untuk dilakukan.

Selain itu, untuk hasil yang lebih optimal, kata kunci juga harus tercantum pada awal artikel atau 150 karakter pertama, salah satu subheading, paragraf akhir atau penutup, dan disebar natural pada body artikel.

  1. Perhatikan Struktur Artikel dan Gunakan Subheading

Awalnya, saya mengira penggunaan subheading hanya untuk memisahkan sub topik yang dibahas dalam artikel sama seperti menuliskan bab dan sub bab dalam karya tulis ilmiah.

Ternyata, penggunaan Subheading amat sangat bermanfaat dalam teknik SEO. Adapun manfaat penggunaan Subheading yang dapat mengoptimasi SEO pada artikel adalah :

  • Artikel lebih mudah dicrawl oleh mesin pencari,
  • Artikel lebih human friendly (nyaman untuk dibaca),
  • Memudahkan Blogger untuk membuat kerangka tulisan,
  • Mempermudah membuat daftar isi pada artikel
  • Berpotensi mendapatkan google featured.
  1. Perhatikan Jumlah Kata Pada Artikel

SEO sangat bergantung pada alogaritma mesin pencari. Alogaritma adalah sebuah sistem yang disusun rapid an unik untuk memfilter dan mengurutkan posisi sebuah website di mata mesin pencari.

Agar kinerjanya makin optimal, maka algoritma Google dituntut untuk selalu berkembang dari waktu ke waktu mengikuti perkembangan zaman.

Saya sebenarnya tidak terlalu memahami alogaritma terbaru google, namun yang saya tangkap dari webinar tersebut adalah, alogaritma terbaru google sangat menyukai artikel yang lengkap dan panjang.

Karena semakin panjang artikel, maka dikatakan semakin lengkap dan semakin bisa memberikan informasi kepada pembaca.

Namun, bukan berarti kata-katanya sengaja dipanjang-panjangin yang lebih mengarah ke bertele-tele yaa.

Menurut Forbes, 600 – 700 kata sangat optimal untuk pencarian google. Namun, Kak Rini lebih menyarankan range jumlah kata per artikel dapat berkisar antara 600 – 1500 kata. Jika untuk jenis artikel tutorial yang panjang, jumlah kata per artikel bisa mencapai lebih dari 2000 kata.

  1. Mengoptimalkan Faktor SEO Onpage lainnya

SEO Onpage adalah teknik optimasi yang dilakukan di dalam blog dengan mengoptimalkan konten dan hal-hal teknis pada halaman blog.

Selain, 4 tips diatas, teknik SEO Content Writing juga memerlukan optimalisasi Faktor SEO Onpage lainnya. Seperti penggunaan internal link artikel pada blog yang relevan dengan artikel yang  akan dipublikasikan, penggunaan meta deskripsi yang mengandung kata kunci, menggunakan gambar dengan ukuran yang tidak terlalu besar (tidak lebih dari 1 MB), menambahkan alt gambar, menggunakan permalink yang singkat dan mengandung kata kunci.

Optimalisasi SEO Off Page

backlink-do-follow
Sumber : canva

Setelah fokus dan konsisten dengan optimalisasi SEO Onpage, saatnya kita juga mengoptimalisasi SEO Offpage. SEO Offpage adalah teknik optimasi yang dilakukan diluar blog yang bertujuan untuk membuat blog atau website berada pada halaman teratas di pencarian google.

Salah satu cara mengoptimalisasi SEO Offpage adalah dengan mengoptimalkan Backlink

Backlink merupakan istlah yang digunakan dalam menamai tautan yang mengarah pada blog atau website kita. Untuk membangun Backlink yang banyak dan berkualitas, hal-hal yang harus dilakukan adalah membuat konten yang menarik dan berkualitas sehingga bisa dijadikan salah satu rujukan bagi website lain, membagikan link artikel melalui media sosial, mempromosikan blog melalui ikut serta dalam komunitas yang sering melakukan blog walking seperti Blogger Hub, guest post pada blog yang memiliki kredibilitas yang baik.

Mana Yang Lebih Penting?

Teknik-SEO
Sumber : canva

Berdasarkan tips optimalisasi SEO On Page dan SEO Off Page tersebut, keduanya memiliki manfaat yang sama pentingnya. Jika peringkat blog ditentukan oleh SEO On Page, maka kredibilitas blog ditentukan oleh SEO Off Page.

Sebelum melakukan SEO Off Page, kita disarankan untuk memperbaiki SEO On Page terlebih dahulu. Berdasarkan pengalaman Kak Rini, blog yang memiliki SEO On Page yang baik akan memiliki kesempatan lebih tinggi untuk muncul di peringkat pertama google daripada melakukan over optimize SEO Off Page tanpa didukung dengan optimalisasi SEO On page yang baik.

Meskipun demikian, tetaplah berpegang pada prinsip “Content is a king!” Karena konten yang bermanfaat dan berkualitas akan tetap di cari banyak orang.

 

Webinar-Blogger-Hub-SEO

Tidak terasa, hampir 3 jam pembahasan materi Teknik SEO Content Writing dan sesi tanya jawab pada webinar tersebut. Kak Rini sebagai pemateri memberikan pemaparan yang sangat mudah dipahami. Webinar pun berlangsung dengan sangat interaktif.

Ternyata masih banyak blogger pemula yang masih sama-sama belajar seperti saya. Bahkan banyak sekali member yang sudah berumah tangga dan rempong ngurus anak namun masih semangat untuk belajar menulis. Salut! Saya pun banyak sekali mendapatkan pemahaman baru mengenai teknik SEO pada webinar itu. Terima kasih Blogger Hub dan Kak Rini!

Lalu habis ini ngapain?

Ya praktikin dong~

24 Comments

  • julai man

    saya kenal dengan beliau ini, dulu sekitar tahun 2017 pernah saling blogwalking sama mbak rini. seiring berjalanya waktu blog yang mbk rini kelola semakin berkembang dan bahkan bisa dikatakan meningkat. bahkan sekarang aja sudah membuka jasa pembuatan artikel dan jasa dari mbk rini ini ternyata banyak diminati para pegiat blogger indonesia.

    bicara soal seo, menurut saya trik seo ini masih sama seperti tahun tahun yang udah, tinggal cara prakteknya. Harus sabar dan ekstra berjuang. rajin² eksperimen dan harus bersahabat dengan yang namanya “try and error” hehehe.

    • Ayu Natih Widhiarini

      Betul banget mas Ju, kadang suka dilema juga, karena SEO pastinya ada kriteria dan ketentuannya biar terdeteksi SEO Friendly oleh Google, tapi kadang terlalu dipaksakan karena human friendly. oleh karena itu penting untuk buat artikel yg tidak hanya SEO Friendly tapi human friendly

      Btw terima kasih sudah mampir yaaa

  • Bethania FN

    Ih mantappp bgt mba natih. Dirangkumin jadi blog webinar kita kemarin. Uda langsung dipraktekin lagi tuh SEO nya di blog ini. Plus penggunaan sub header😄👍 good job mba

  • Scarlet

    Hihi untung ya kmarin bisa ikut gabung blogertalks sama mbk rini. Akhirnya mendapat pencerahan tentang penggunaan heading dan subheadingnya. Udah dirangkum pula nih sama mbk natih.

  • Fitri A

    Keren bgt mbak Natih smpe dibikin tulisan dari webinar kemarin 😀 Lengkap bgt jg. Jadi bisa bwt remind kalo misal ada yg lupa2 ya.
    Semoga kita bs praktekin ilmu yg kita dapet ya mbak.

  • Dirman

    Horeeee foto saya gak ada, mungkin pas belum join ini hehehe. Saya tuh suka salu bener kalau ada yang membahas tentang SEO berdasarkan pengalaman teknisnya. Apalagi, yang berbagi adalah seorang wanita. Waaah top pokoknya, srikandi SEO!.

  • Nurrahmah Widyawati

    Aku juga ikut event ini kak. Cuma pas ndengerin sambil ngelonin anak, jadi nggak sempet bikin notes. Makasih kak dah dirangkumkan lengkap di sini 🙂 penting bgt memang SEO ini,kalau dah nangkring di page one si tulisannya bisa lebih bermanfaat makin luas lagi (pembacanya banyak yg butuh) 🙂

  • Dila

    salfok 1 : yeah,, ada foto saya ikut nimbrung.
    salfok 2 : oh iya, kamu di Bali yah, jadi waktunya lebih cepat 1 jam

    Keren Natih bikin catatan webinar yang lengkap kayak gini. Emang pembahasan dari mba Rini bagus banget. Nambah ilmu banget buat blogger “pemula” kayak saya.

    Btw agak sedih, waktu itu saya ada kendala dengan laptop saat ikut zoom, jadinya enggak dengar dari awal.

  • Arip

    Pas kemarin ga ikutan sesi zoom, untung udah banyak yg bikin rangkumannya.

    Pas awal nerapin beragam teknik SEO emang ribet, tapi kalau udah konsisten ga bakal serumit pas baru kenal. Misalnya soal penggunaan heading itu, meski kelihatan sepele tapi ngaruhnya gede. Soalnya lagi ngedit tulisan2 lama, ternyata bisa naek lagi rangkingnya di Google.

  • Nuny

    Saya baru belajar SEO setahun belakangan ini, sebab dr semenjak nge blog ga kepikiran teknik-teknik seperti ini. SEO praktiknya mmg ngga mudah dan kudu sabar ya, jadi seringkali balik lagi ke basic, porsi human friendly lebih besar. Karena betul kata dirimu Mba, kalau menggunakan SEO full, jadinya mmg aneh dibaca.

  • Fenni Bungsu

    Kalau dipikirkan teknik SEO memang menguntungkan buat kita sebagai blogger, karena pengunjung akan balik lagi, ada lagi yang baru karena kontennya sudah akrab sama google hehe. Makanya memang kudu lanjut terus penerapan SEO ini di blog ya

  • Fachrur Rozi

    Belajar teknik SEO memang sangat perlu banget selain konten is king tapi queennya pasti SEO, itu pentingnya kedua hal. itu sangat bisa membantu kita semangat dalam menulis karya di blog, apalagi banyak liat dan banyak nangkring di halaman pertama hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian Japanese Japanese